Walikota Eva Dwiana Sebut Ratusan Ribu Warga Bandar Lampung Nikmati Program Pengobatan dan Melahirkan Gratis

Written By :

Category :

Berita, Daerah, Pemerintah

Posted On :

Share This :

MAPS :

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung yang juga Wakil Ketua Bidang DPD PDI Perjuangan Lampung, Eva Dwiana mengatakan, Pemkot Bandar Lampung menyediakan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat.

Pengobatan gratis bagi masyarakat ini disebut Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana sudah berlangsung sejak tahun 2011 lalu.

“Hanya dengan menggunakan KTP, warga Bandar Lampung bisa menikmati program pengobatan gratis,” kata Eva, Senin (13/3/2023).

“Dan ini telah berlangsung sejak tahun 2011 lalu,” jelasnya.

Eva mengungkapkan, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, ratusan ribu masyarakat Bandar Lampung telah menikmati program pengobatan gratis yang disediakan Pemkot Bandar Lampung.

“Tahun 2020 lalu, sebanyak 202.379 masyarakat Bandar Lampung yang menikmati program berobat dan melahirkan gratis,” terangnya.

Kemudian, tahun 2021 terdapat 181.041 masyarakat yang menikmati program yang sama.

Tahun 2022, terdapat juga 202.226 masyarakat yang menikmati program berobat dan melahirkan gratis.

Dengan itu, Eva menjamin, pengobatan gratis di Bandar Lampung bukan isapan jempol semata.

Akan tetapi Pemkot Bandar Lampung benar-benar memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada warganya.

“Semua program kesehatan di Bandar Lampung gratis,” tegasnya.

Eva menyebut, dalam melaksanakan program kesehatan gratis, Pemkot Bandar Lampung bekerja sama dengan beberapa instansi kesehatan.

Tak tanggung-tanggung, dalam hal ini Pemkot Bandar Lampung bekerjasama dengan 13 rumah sakit.

Bukan hanya rumah sakit, Pemkot Bandar Lampung juga bekerjasama dengan 13 Puskesmas dan 50 Puskesmas pembantu.

Hal ini, ungkap Eva, tentunya agar masyarakat di Kota Tapis Berseri sehat.

“Semoga kita semua diberikan kesehatan ya,” paparnya.

Tak sampai di situ, Eva juga mengaku program ini dirasa sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah program ini dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (*)